Seputar Islam
Apakah Benar Malam Nisfu Syaban Adalah Malam Pengampunan Dosa?

Apakah Benar Malam Nisfu Syaban Adalah Malam Pengampunan Dosa?
Ayah Bunda, Bulan Sya’ban adalah salah satu bulan yang istimewa. Pada Bulan sya’ban adal malam yang disebut dengan malam nifu syaban. Dimalam ini terdapat malam yang disebut sebagai malam pengampunan dosa. Benarkah? Yuk kita cek hadistnya.

Ayah Bunda, Bulan Sya’ban adalah salah satu bulan yang istimewa. Pada Bulan sya’ban ada malam yang disebut dengan malam nifu syaban. Dimalam ini terdapat malam yang  disebut sebagai malam pengampunan dosa. Benarkah? Yuk kita cek hadistnya.

Di antaranya hadits dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”
 
Al-Mundziri dalam At-Targhib setelah menyebutkan hadits ini, beliau mengatakan, “Dikeluarkan oleh At-Thobroni dalam Al Awsath dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya dan juga oleh Al-Baihaqi. Ibnu Majah pun mengeluarkan hadits dengan lafazh yang sama dari hadits Abu Musa Al-Asy’ari. Al-Bazzar dan Al-Baihaqi mengeluarkan yang semisal dari Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dengan sanad yang tidak mengapa.”
 
Demikian perkataan Al Mundziri. Penulis Tuhfatul Ahwadzi lantas mengatakan, “Pada sanad hadits Abu Musa Al-Asy’ari yang dikeluarkan oleh Ibnu Majah terdapat Lahi’ah dan ia adalah perawi yang dinilai dha’if.
 
Hadits lainnya lagi adalah hadits ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 
“Allah ‘azza wa jalla mendatangi makhluk-Nya pada malam nisfu Sya’ban, Allah mengampuni hamba-hamba-Nya kecuali dua orang yaitu orang yang bermusuhan dan orang yang membunuh jiwa.”
 
Al Mundziri mengatakan, “Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang layyin (ada perowi yang diberi penilaian negatif atau di-jarh, namun haditsnya masih dicatat).” Berarti hadits ini bermasalah.
 
Penulis Tuhfatul Ahwadzi setelah meninjau riwayat-riwayat di atas, beliau mengatakan, “Hadits-hadits tersebut dilihat dari banyak jalannya bisa sebagai hujjah bagi orang yang mengklaim bahwa tidak ada satu pun hadits shahih yang menerangkan keutamaan malam nisfu Sya’ban. Wallahu Ta’ala a’lam.”
 
Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Hadits yang menjelaskan keutamaan malam nisfu Sya’ban ada beberapa. Para ulama berselisih pendapat mengenai statusnya. Kebanyakan ulama mendhaifkan hadits-hadits tersebut. Ibnu Hibban menshahihkan sebagian hadits tersebut dan beliau masukkan dalam kitab shahihnya.” (Lathaif Al-Ma’arif, hal. 245).
 
Intinya, penilaian kebanyakan ulama (baca: jumhur ulama), keutamaan malam nisfu Sya’ban dinilai dha’if. Namun sebagian ulama menshahihkannya.
 
Sumber: rumaysho.com
 
 








Seputar Islam Lainnya
Membuat Boneka Sederhana
Membuat Boneka Sederhana
Sabtu, 24 September 2016 10:26 WIB
Ayah Bunda, bingung mencari kegiatan untuk anak? Coba buat boneka yuk. Kegiatan boneka ini bukan hanya untuk anak peremupuan saja, tetapi anak laki-laki juga bisa. Membuat boneka juga dapat mengasah kreatifiktasnya. Ayah Bunda bisa juga membuat boneka yang sejalan dengan kisah yang akan Ayah Bunda ceritakan. Berikut cara membuat boneka binatang dari kain seperti yang dilansir wikihow.com.
Malas Melaksanakan Puasa Arafah? Alasan Ini Mampu Memberi Semangat Menjalankan Puasa Arafah!
Malas Melaksanakan Puasa Arafah? Alasan Ini Mampu Memberi Semangat Menjalankan Puasa Arafah!
Rabu, 30 Agustus 2017 11:51 WIB
Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun. Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji. Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Apakah Bekam Membatalkan Puasa?
Apakah Bekam Membatalkan Puasa?
Selasa, 30 Mei 2017 09:25 WIB
Tentang berbekam, yaitu mengambil darah (kotor) dari tubuh seseorang dengan mengisapnya, yang dahulu banyak digunakan oleh masyarakat arab untuk pengobatan. Berbekam dianggap membatalkan puasa oleh Ahmad, Ishaq dan ahli hadist dengan riwayat dari sebagian sahabat dan tabiin. Mereka mengatakan “Yang membekam dan yang dibekam puasanya batal.” Mereka adalah hadist marfu’ riwayat tsauban. “Orang yang membekam dan yang dibekam batal puasanya” HR. Abu Daud.
7 Alasan Agar Hati Terasa Lapang Setiap hari
7 Alasan Agar Hati Terasa Lapang Setiap hari
Selasa, 24 Oktober 2017 09:00 WIB
Hati itu sifatnya berbolak balik. Bahkan dalam suatu riwayat dijelaskan bahwa hati itu seperti air mendidih, cepet sekali berbolak balik. Seing kali juga kita di hadapi dengan suasana hati yang kurang begitu bagus, bahkan ingin rasanya memiliki hati yang lapang setiap saat. 7 alasan ini mampu membuat Ayah Bunda memiliki hati yang lapang.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Arifunasiin Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya